Vaksin saat Puasa? Ini penjelasannya

Vaksin saat Puasa? Ini penjelasannya –Dapatkah vaksin pada saat sedang berpuasa? Akhir-akhir ini pertanyaan ini mungkin sering terlintas di benak banyak orang. Selain itu, pemerintah juga telah mewajibkan vaksin booster bagi para pemudik selama liburan mendatang.

Salah satu kekhawatiran adalah apakah benar-benar aman bagi kita untuk divaksinasi saat kita berpuasa. Memang, tampaknya vaksinasi saat puasa aman.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam yang juga spesialis vaksin, dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD vaksinasi yang di lakukan saat berpuasa sebenarnya cukup aman.

Kata dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD “Tidak ada bukti bahwa vaksinasi yang di lakukan saat puasa menimbulkan risiko tambahan efek samping,” .

Kondisi pasca vaksinasi seperti nyeri atau nyeri tekan di tempat suntikan, demam, sakit kepala dan lain-lain adalah normal. Terjadinya kondisi ini di sebut Dirga sebagai tanda bahwa tubuh sedang membentuk antibodi. Kondisi ini disebut bisa terjadi terlepas dari apakah seseorang sedang berpuasa atau tidak.

Dikatakan oleh dr. Dirga “Reaksi pascavaksinasi pada umumnya cukup singkat dan bisa terjadi pada orang yang sedang berpuasa atau tidak,”.

Puasa Dapat Meningkatkan Efektivitas Vaksin

Secara medis, Dirga mengatakan puasa atau tidak makan dan tidak minum selama beberapa jam dalam sehari di kenal dengan istilah puasa intermiten (IF). Baik untuk alasan agama atau kesehatan, puasa dapat memiliki manfaat kesehatan yang baik.

Menurut dr. Dirga “Pada orang yang berpuasa terjadi peningkatan aktivitas neutrofil, monosit dan sel natural killer yang semuanya berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh kita,”.

Berdasarkan temuan laporan Integr Food Nutr Metab pada tahun 2020, Dirga mengatakan bahwa selama berpuasa juga meningkatkan produksi sel B yang berperan dalam produksi antibodi. Puasa juga dapat mengurangi reaksi inflamasi dan stres oksidatif yang terjadi di dalam tubuh.

Selain itu, puasa dapat meningkatkan proses autophagy sehingga sistem imun atau sistem kekebalan tubuh lebih efektif melawan berbagai jenis mikroorganisme. Dengan kata lain, puasa sebenarnya bisa membuat tubuh lebih sehat dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Komponen yang berperan dalam sistem kekebalan, seperti limfosit B dan makrofag, merespons puasa dengan baik. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir tentang vaksinasi selama puasa Ramadhan.

“Secara teoritis, kondisi ini juga bisa meningkatkan efektivitas vaksin,” kata Dirga.

Demikianlah penjelasan dari sisi medis mengenai Vaksin saat Puasa? Ini penjelasannya. Semoga penjelasan di atas bermanfaat.

You May Also Like