Fakta Malaikat Izroil Sang Pencabut Nyawa

Fakta Malaikat Izroil Sang Pencabut Nyawa – Halo sob, Malaikat merupakan makhluk yang diciptakan oleh Alloh tidak makan dan minum juga tidak mempunyai nafsu seperti manusia. Malaikat adalah makhluk yang selalu taat kepada Allah dan patuh serta tidak pernah membangkang kepada- Nya. Kali ini kita akan membahas tentang Fakta Malaikat Izroil Sang Pencabut Nyawa

Malaikat Izroil adalah malaikat yang bertugas mencabut nyawa. Ada banyak versi tentang malaikat. Misalnya, menurut “Saderiah”, malaikat bukanlah makhluk Allah SWT dan bersifat gaib tetapi hanya sebagai simbol perilaku manusia itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan selengkapnya tentang Malaikat Pencabut Nyawa, sebagai berikut:

Malaikat Pencabut Nyawa

Dalam keyakinan kelompok ini, siapa pun yang mampu memahami konsep malaikat dengan sempurna menjadi sosok yang tenang, bahkan mampu membantu kehidupan di sekitarnya. Meski populer dengan nama malaikat Izroill, nama ini menurut Prof. Quraish Shihab tidak dikenal, ia tidak memiliki informasi dalam Quran atau sunnah yang shahih.

Syekh Al-Albani juga mengatakan: Nama Izroil tidak ditemukan di atas dasar Israiliyat. Namun, deskripsi jumlah malaikat maut juga menyebutkan bahwa malaikat pencabut nyawa tidak hanya satu, tetapi banyak.

قُلْ يَتَوَفّٰىكُمْ مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ تُرْجَعُوْنَ

Artinya: “Katakanlah: ‘Malaikat maut yang telah diberi tugas (mengambil nyawamu) akan membunuhmu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Tuhanmu” (QS As-Sajadah:11).

Menurut prof. Quraish Shihab sendiri malaikat maut tidak hanya satu tapi banyak dengan tugas malaikat Izroil sebagai pemimpin dari sekian banyak malaikat pencabut nyawa. Dalam keterangan lain menyebutkan bahwa malaikat peencabut nyawa, diantranya :

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهٖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً ۗحَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُوْنَ

Artinya: “Dan Dialah Penguasa mutlak terhadap semua hamba dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga jika kematian datang kepada salah seorang di antaramu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, kemudian mereka tidak melalaikan tugasnya,” (QS Al-An’am: 61).

Pada ayat ini juga menggunakan kata “Rusul” yang artinya para utusan dalam jumlah yang banyak. Para utusan yang berjumlah banyak ini mempunyai tugas mencabut nyawa manusia. Berarti, kematian sendiri tidak hanya dilakukan oleh salah satu malaikat saja, melainkan oleh banyak malaikat.

Fakta Malaikat Izroil Sang Pencabut Nyawa

Menurut sebuah jurnal sejarah, ada beberapa fakta tentang malaikat Izroil yang bisa diketahui umat Islam. Sebagai contoh:

1. Mengurus Kematian

Alloh SWT memberikan kemampuan luar biasa kepada malaikat Izroil hingga bisa menjangkau seluruh penjuru dunia. Ia juga mampu membalikkan dunia seperti melempar koin. Ketika malaikat Izroil mengambil nyawa makhluk, dia akan turun ke dunia dengan Malaikat ‘Azab dan Malaikat Rahmat.

Malaikat Izrail bersama dengan Mikhail, Jibril dan Israfil juga di beri tugas ketika Alloh SWT membentuk Nabi Adam. Malaikat Izrail termasuk di antara para malaikat yang sering turun ke bumi dan kemudian sering bertemu dengan para nabi, termasuk Nabi Idris dan Nabi Ibrahim.

2. Kematian Orang Mukmin

Seorang mukmin bila sudah waktunya meninggal maka akan disambut oleh para malaikat berwajah putih. Mereka juga membawa wewangian dan kerudung dari surga. Mereka juga duduk di sebelah kandidat atau calon.

Kemudian para malaikat mulai mencabut nyawa dari kaki sampai lutut, yang kemudian diteruskan oleh malaikat lain ke perut, kemudian dikirim ke tenggorokan, malaikat maut kemudian juga duduk di samping kepala calon mayat dan kemudian berkata: ““Wahai jiwa yang patut, wahai jiwa yang tenang, keluarlah kamu menuju ampunan dan ridha Allah.”

Kemudian ruh itu keluar dengan halus seperti air yang menetes dari semangkuk air. Malaikat maut kemudian mengambilnya dan segera memasukkannya ke dalam jubah yang wangi dari surga. Dia berasal dari roh yang berbau seperti parfum terwangi di bumi.

كَلَّآ اِنَّ كِتٰبَ الْاَبْرَارِ لَفِيْ عِلِّيِّيْنَۗ

Artinya: “Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ’Illiyyin”

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا عِلِّيُّوْنَۗ

Artinya: “Dan tahukah engkau apakah ’Illiyyin itu?

كِتٰبٌ مَّرْقُوْمٌۙ 

Artinya: “(Yaitu) Kitab yang berisi catatan-catatan (amal),

يَّشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُوْنَۗ

Artinya: “Apa yang disaksikan oleh (para malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah),” (QS Al-Muthaffifiin: 19-20).

3. Kematian orang-orang Kafir

Ketika seorang kafir kemudian meninggalkan dunia menuju akhirat, seorang malaikat turun dari surga dengan wajah hitam sambil mengenakan kain kasar dari neraka. Para malaikat akan duduk di sebelah mayat dan mulai mengambil nyawanya dari kaki sampai lutut, kemudian dilanjutkan oleh malaikat lain ke perut dan dipindahkan oleh malaikat lain ke kerongkongan.

Kemudian datanglah malaikat maut, duduk di depan kepalanya, berkata, “Hai jiwa yang busuk, pergilah menuju murka dan kebencian Tuhan.” Roh itu terkejut. Malaikat yang mengeluarkan ruhnya akan mengeluarkan pemanggang dengan banyak cabang dari kain yang basah, sampai urat dan ototnya terputus. Malaikat yang mengambil ruh dan meletakkannya kembali di kain kasar. Keluar dari roh itu bau yang sangat menjijikkan seperti yang belum pernah ada di bumi.

Para malaikat yang membawa ruh tersebut dan para malaikat lainnya kemudian bertanya, “Roh siapa ruh busuk ini?” Malaikat inilah yang menggendongnya dan kemudian menjawab, “Ini adalah roh Fulan bin Fulan”, dengan panggilan buruk yang dia alami selama berada di dunia.Malaikat yang membawanya juga menyebutkan keburukannya selama berada di dunia tentang Allah SWT, sesama dan alam semesta.Kemudian ruhnya dikeluarkan dari surga hingga jatuh ke tanah, kemudian Nabi SAW membacakan ayat lain:

وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَكَاَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاۤءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ مَكَانٍ سَحِيْقٍ

(Hunafā`a lillāhi gaira musyrikīna bih, wa may musyrik billāhi fa ka`annamā khara minas-samā`i fa takhṭafuhuṭ-ṭairu au tahwī bihir-rīḥu fī makānin saḥīq) 

Artinya: “Dan barangsiapa menyekutukan Allah, sebab ia seolah-olah jatuh dari langit lewat disambar oleh burung, hingga diterbangkan angin ke tempat yang tidak dekat,” (QS Al-Hajj: 31).

Demikianlah sekilas ulasan tentang Fakta Malaikat Izroil Sang Pencabut Nyawa. Semoga ulasan diatas dapat menambah ilmu serta wawasan bagi kita dan menambah iman kita.

You May Also Like