Apa Itu Expansion Slot? Pengertian Expansion Card

Expansion slot adalah slot yang disediakan pada motherboard untuk meningkatkan kemampuan atau fungsionalitas komputer dengan cara memasukkan expansion card pada slot tersebut. Sebagai contoh, graphics card digunakan untuk meningkatkan kualitas grafis yang ditampilkan pada layar monitor.

Expansion slot juga kadang disebut “bus slot” atau “expansion port”, sedangkan yang dimaksud expansion card meliputi graphics card, sound card, network interface card, tv tuner card, dan lain-lain.

Bahkan komputer berbasis tabung hampa memiliki konstruksi modular, tetapi fungsi individual untuk perangkat periferal mengisi kabinet, bukan hanya papan sirkuit cetak. Prosesor, memori, dan kartu I / O menjadi layak dengan pengembangan sirkuit terintegrasi. Kartu ekspansi memungkinkan sistem prosesor disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, memungkinkan variasi jenis perangkat yang terhubung, penambahan memori, atau fitur opsional ke prosesor pusat (seperti floating point unit). Komputer mini, dimulai dengan PDP-8, terbuat dari banyak kartu, semuanya ditenagai oleh dan berkomunikasi melalui backplane pasif.

Komputer mikro komersial pertama yang menampilkan slot ekspansi adalah Micral N, pada tahun 1973. Perusahaan pertama yang menetapkan standar de facto adalah Altair dengan Altair 8800, dikembangkan 1974-1975, yang kemudian menjadi standar multi-pabrikan, S-100 bus. Banyak dari komputer ini juga merupakan desain backplane pasif, di mana semua elemen komputer, (prosesor, memori, dan I / O) dicolokkan ke dalam ekspansion card yang secara pasif mendistribusikan sinyal dan daya antar kartu.

Expansion Card

Mengenal Apa Itu Expansion Slot

Expansion card memiliki konektor berwarna emas yang terletak di bagian bawah. Untuk memasukkan expansion card ke dalam sebuah expansion slot, konektor inilah yang harus ditancapkan ke dalam slot agar motherboard bisa mengakses fungsionalitas yang disediakan oleh expansion card tersebut.

Banyak expansion card yang disertai dengan panel port I/O yang nantinya akan terlihat pada bagian belakang casing PC setelah expansion card dipasang di dalam expansion slot. Panel port I/O ini memungkinkan perangkat eksternal untuk menggunakan fungsionalitas expansion card.

Jenis Expansion Slot

Mengenal Apa Itu Expansion Slot

Tidak setiap motherboard memiliki tipe dan jumlah slot yang sama. Oleh karena itu, anda harus mengecek terlebih dahulu slot apa saja dan berapa slot yang tersedia sebelum membeli sebuah motherboard.

Ada banyak jenis expansion slot seperti CNR, PCI, ISA, VESA, AGP, EISA dan PCI. Yang paling umum digunakan saat ini adalah slot PCI Express (PCIe). Selain itu ada juga yang disebut External PCI Express (ePCIe), tapi metode ekspansinya membutuhkan kabel untuk menghubungkan motherboard dengan perangkat ePCIe yang terletak di luar.

Slot PCIe memiliki beberapa konfigurasi fisik yang sedikit berlainan yang ditentukan dari jumlah jalur data pada setiap slot. Ada slot x1, x2, x4, x8, x12, x16 dan x32.

Angka setelah “x” menunjukkan jumlah jalur pada slot; x1 untuk slot yang hanya menyediakan satu jalur dan mampu mentransmisikan data. Sebanyak 1 bit per siklus x4 untuk slot yang menyediakan empat jalur dan mampu mentransmisikan data sebanyak 4 bit per siklus, x8. Untuk slot yang menyediakan delapan jalur dan mampu mentransmisikan data sebanyak 8 bit per siklus, dan seterusnya.

Untuk mendapatkan performa yang maksimal, setiap expansion slot harus ditempatkan pada slot yang sesuai. Expansion card PCIe x1 bisa saja dipasang pada slot PCIe x16, tapi bandwidth yang diterima expansion card tersebut akan berkurang hingga setengah dari yang seharusnya.

Standar PCIe sejauh ini sudah melalui beberapa generasi, diawali dari PCI Express 1.0 pada tahun 2003 dengan transfer rate sebesar 2.5 GT/s. Yang terbaru adalah PCI Express 6.0 yang hadir dengan transfer rate sebesar 64 GT/s.

You May Also Like